Pelangi Destina (part 2)
Singkat cerita Adrian berhasil mendekati sang gadis. Suatu hari. “Ehem, maaf mbak boleh kenalan ?” “Boleh. Selama mas orang baek-baek”, sambil tersenyum “Dijamin. Saya Adrian”, dengan semangatnya Adrian julurkan tangannya. “Destina Bintan”, sambil menjabat tangan Adrian. “Bintan ??” “Iya. Namaku Destina Bintan, boleh khan ?” “Ya bolehlah. Ga ada yang larang koq” ”Panggil saja Destina” ”Kalo begitu, nama lengkapku Adrian Bulan…hehehehe”, gurau Adrian. “Jiiiaaaahh. Maksa dech situ”, keduanya tertawa kecil. “mba bekerja ?” “Iya. Mas sendiri “ “Don’t call me “Mas”, Please. Panggil saja Adrian” “Ok mas Adrian” “Hehehe…, Whatever lah. Aku juga bekerja. mba kerja dimana ?” “Don’t call me “mba”, Please. Cukup Destina saja” “Ok. mba Destina”, jawabnya girang. “Halaahh…latah dech” “Kerja dimana? “ “Di kantor” “Di kantor ??“, Adrian tersenyum dengan jawaban Destina “Iya. Masa diatas pohon sih ?”, ledeknya. “Iya dech. Kantor mana ?” “Kantor depan jalan” “Jalan mana ?” ...